Sambas — Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja, Bapak Zulfikri, S.P., M.P., guru Mekanisasi Pertanian SMK Negeri Unggulan Sambas, berkesempatan mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Guru Kejuruan Berbasis Dunia Kerja melalui pelatihan Otomatisasi Dasar Bidang Pertanian Berbasis Internet of Things (IoT).

Keikutsertaan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kompetensi profesional guru, khususnya dalam penguasaan teknologi otomatisasi yang semakin berkembang di sektor pertanian. Program ini juga menjadi kesempatan bagi guru untuk memperluas wawasan, memperdalam pengetahuan, serta memperoleh pengalaman yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi pertanian modern.

Sebelum mengikuti pelatihan, Zulfikri terlebih dahulu melewati tahapan seleksi secara daring. Setelah dinyatakan berhasil melalui proses seleksi tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan tatap muka yang diselenggarakan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Pertanian, Cianjur, pada 6–10 Oktober 2026.

Dalam program ini, peserta memperoleh kesempatan untuk memperdalam kompetensi di bidang otomatisasi pertanian berbasis IoT. Teknologi Internet of Things memungkinkan perangkat saling terhubung untuk mengumpulkan dan bertukar data, sehingga dapat mendukung pemantauan serta pengendalian proses pertanian secara lebih efektif dan efisien.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan magang dan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di CV. ELMECH Technology Indonesia, Surabaya, pada 11–20 Oktober 2026. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat keterkaitan antara pembelajaran dan praktik di dunia kerja, sekaligus memberikan pengalaman langsung mengenai penerapan teknologi otomatisasi dalam bidang yang relevan.

Bagi pendidikan vokasi, peningkatan kompetensi guru merupakan aspek penting dalam menjaga kualitas pembelajaran. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga perlu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri agar kompetensi yang diajarkan kepada peserta didik tetap relevan dengan dunia kerja.

Melalui keikutsertaan dalam program ini, diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh Zulfikri dapat menjadi bekal untuk mendukung pengembangan pembelajaran pada kompetensi keahlian Mekanisasi Pertanian di SMK Negeri Unggulan Sambas. Dengan demikian, peserta didik diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang semakin kontekstual, aplikatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pertanian modern.

SMK Negeri Unggulan Sambas terus mendorong peningkatan kompetensi pendidik sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan vokasi yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. Penguatan kompetensi guru menjadi investasi penting dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki keterampilan, daya saing, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia industri.

Terus belajar, terus berinovasi, dan terus berkolaborasi untuk memajukan pendidikan vokasi serta menyiapkan generasi pertanian masa depan yang kompeten dan berdaya saing.